7 Kriteria Template Blog yang Bagus dan SEO Friendly - Ompian Langsung ke konten utama

7 Kriteria Template Blog yang Bagus dan SEO Friendly

Hampir semua blogger mencari template blog dengan desain yang simple (sederhana), tampilannya membuat nyaman pembaca, tetapi tidak melupakan kecepatan load blog. Kriteria template blog SEO friendly haruslah memuat semua unsur yang ramah terhadap search engine sehingga akan mempengaruhi ranking di Google dan meningkatkan trafik pengunjung blog.

Ada sebagian besar khususnya blogger Indonesia sepakat, template yang ramah mesin pencari ciri-cirinya seperti:
  • Penggunaan tag heading yang tepat;
  • Template blog responsive alias mobile-friendly;
  • Fast loading dan super ringan;
  • Meta tag dinamis;
  • Ada breadcrumb list yang valid schema.org
Saya setuju. Kelima bagian tersebut haruslah ada dalam setiap template.

Namun, ada bagian yang masih belum lengkap untuk bisa disebut tema blog SEO friendly.

Jika page speednya bagus dan ukurannya super ringan, ini bukan berarti faktor lainnya bisa dikesampingkan. Template blog fast loading bukan kriteria utama penilaian pada sebuah template. Tapi hal itu bukan berarti tidak penting, hanya saja demi mendapatkan skor 100 pagespeed atau grade AA+ jangan sampai mengorbankan komponen penting dalam template blog. 

Ada dua komponen lagi yang menurut saya harus diperhatikan. Meskipun masih ada hubungannya dengan kelima poin kriteria di atas, tetapi ini bisa jadi tips penting untuk blogger pemula yang sering mengajukan pertanyaan, seperti "bagaimana cara memilih template blog yang baik dan benar"

Usahakan template blog Anda itu punya,
  1. Struktur dan navigasi yang baik
  2. Template mudah disesuaikan

Kriteria template blog SEO friendly yang disarankan para SEO expert

Bagi saya pribadi, sebelum mengoptimalkan template blog supaya ramah mesin pencari, terlebih dahulu saya juga harus memikirkan sisi pengguna (user friendly), selanjutnya mencari template blog yang mudah disesuaikan dalam semua aspek bahkan oleh blogger pemula yang awam coding sekali pun.

Para SEO expert menyarankan beberapa hal penting yang harus diperhatikan saat memilih template blog yaitu:

1. Struktur navigasi blog jelas dan user friendly

Selain itu, pastikan pula bahwa crawler mesin pencari dapat dengan mudah menemukan semua halaman blog Anda. Perhatikan bagaimana aliran dan susunan tautan (link) yang ada di homepage atau beranda blog ke halaman konten punya pola yang jelas dan membantu pengunjung menavigasi blog, bukan malah membingungkan mereka.

Template blog seo friendly itu harus punya struktur navigasi yang memudahkan pengunjung menjelajahi setiap halaman. Menu navigasi (biasanya berisi kategori konten) yang ada di bagian header blog usahakan hanya memerlukan satu sampai tiga kali klik (three-click rule) untuk mencapai halaman tujuan. Bukan malah membuat kesal pengunjung dengan menyuguhkan navigasi struktur hierarki menu tarik-turun yang harus diklik beberapa kali untuk melihat setiap halaman.

Saya menyarankan jenis struktur web linear untuk diterapkan di blog Anda
Struktur linear pada navigasi web
Contoh struktur linear

Elemen header blog kita harus diisi beberapa halaman utama saja, sajikan halaman label/kategori penting yang paling ramai pengunjung atau topik utama blog Anda. halaman penting lainnya seperti laman pendukung (sitemap, disclaimer, dsb) tempatkan dalam menu navigasi footer. Jangan terlalu banyak menyisipkan link atau menambahkan daftar kategori di menu navigasi. Pilihan daftar menu yang terlalu banyak dapat membingungkan pengunjung blog.

2. Susunan kode template terstruktur dan mudah dikustomisasi

Aspek yang satu ini cukup penting bagi pemula yang awam tentang coding. Blogger newbie tidak punya kemampuan untuk menyesuaikan template blog yang struktur/penempatan dan susunan kodenya rumit. Kemampuan yang saya maksud ialah mengenai kustomisasi kode template, baik html, css, maupun javascript.

Jika Anda seorang pemula yang belum mengerti pemrograman dasar apa pun, sebaiknya pilihlah template blog yang susunan kodenya mudah diedit, terstruktur mulai dari penempatan tag header, widget pendukung, dan lain sebagainya. Hal ini berguna untuk membuat sejumlah perubahan yang tepat sesuai keinginan Anda untuk menciptakan tampilan yang berbeda, bahkan menambahkan elemen dan fitur yang dapat meningkatkan pengalaman pengguna.

Template yang mudah diedit secara perlahan akan membuat Anda sedikit lebih paham tentang coding, bagaimana me-redesign template yang akan membuat blog terlihat berbeda dari orang lain, walau sebenarnya mereka menggunakan template yang sama dengan Anda.

3. Penggunaan tag heading yang tepat

Hal utama yang harus diperhatikan dalam penempatan tag heading yaitu H1. Tag H1 sangat penting dan punya porsi tertinggi dari struktur meta tag dalam mempengaruhi ranking di search engine. Oleh sebab itu, gunakan tag H1 untuk title. 

Banyak webmaster atau SEO expert yang menggunakan heading dinamis pada tag H1 dan H2. Maksudnya ketika membuka homepage, tag H1 ada di dalam title (judul) blog; H2 adalah judul artikel yang tersusun di bawahnya. Nah, ketika kita membuka halaman konten (artikel), tag H1 berganti berubah menjadi judul artikel.

Adapun tag H2 di dalam halaman akan beralih ke sub judul yang berisi poin penting dalam artikel. Contohnya halaman artikel yang sedang Anda baca ini, poin penjelasan tentang kriteria template blog SEO friendly yang disarankan para SEO expert saya jadikan sub judul H2 dalam artikel.

Tag H3 digunakan sebagai sub judul yang lebih spesifik di dalam artikel atau judul widget. H4 - H6 secara berurutan menandai tag yang tidak cukup penting dalam struktur blog, tetapi masih punya pengaruh terhadap robot perayap mesin pencari.

4. Template blog responsive alias mobile friendly

Sekarang ini sebagian besar pengguna mengakses internet untuk mencari informasi yang up to date melalui smartphone atau perangkat mobile. Oleh sebab itu, blog yang kita bangun haruslah memiliki template SEO yang tampilannya ramah pada setiap perangkat yang dipakai (responsive), terlebih lagi agar bisa diakses melalui browser di ponsel pintar atau dikenal dengan istilah mobile friendly

Blog Ompian mobile friendly
Untuk melakukan pengujian apakah blog Anda sudah mobile friendly caranya sangat mudah. Tinggal buka saja tautan blog Anda lewat browser smartphone dan lihat tampilan blog Anda. Saya juga biasa melakukannya di tool pengujian situs mobile-friendly gratis milik Google.

5. Template blog super ringan/fast loading

Halaman blog akan lambat dimuat (berat) jika terlalu banyak berisi sumber daya seperti gambar, javascript dalam template maupun di widget blog. Hal ini akan membuat pengunjung terganggu sehingga akhirnya meninggalkan blog Anda. Solusinya tak lain, yaitu meminimalisir penggunaan sumber daya atau cobalah untuk mengelola halaman konten dan template blog dengan baik.

Template berat = blog lambat = bounce rate tinggi

Semakin lambat situs web Anda memuat, semakin sedikit uang yang Anda hasilkan.

6. Meta tag dinamis

Membuat meta tag SEO friendly di blog merupakan salah satu upaya untuk memudahkan search engine mengindeks blog Anda. Setiap blogger disarankan memasang meta tag SEO dinamis pada blog mereka. Meta tag dinamis, terutama pada tag deskripsi semestinya berbeda di tiap-tiap halaman.

Meta tag deskripsi utama blog di halaman beranda tidak boleh sama dengan meta tag pada halaman konten. Setiap postingan harus punya deskripsinya masing-masing, dan ini harus dioptimalkan agar SEO friendly.

Penjelasan lebih lanjut tentang meta tag dan cara memasang meta tag SEO friendly akan saya tulis pada artikel lain.

Pada dasarnya, meta tag adalah potongan teks yang menggambarkan konten halaman berupa kode HTML atau XHTML. Meta tag hanya ada di HTML dan biasanya terletak di bawah <head>. Jika Anda ingin mengetahui apakah suatu halaman menggunakan meta tag, klik kanan di mana saja pada halaman tersebut kemudian pilih view page source (Ctrl + U).

Kemudian akan terbuka tab baru di browser Anda. Di bawah <head> atau kepala halaman adalah tempat meta tag berada.

7. Ada breadcrumb yang valid schema.org

Breadcrumbs berfungsi sebagai alat bantu navigasi blog yang efektif menurunkan angka bounce rate dan memudahkan pengguna menavigasi halaman. Breadcrumb menunjukkan keberadaan pengguna dalam hierarki blog.

Saya ada di halaman artikel berjudul "kriteria template blog seo friendly" -- artikel dengan judul dimaksud ada dalam label/kategori SEO. Supaya lebih jelas, ini contoh breadcrumb list yang sudah valid schema.org

Contoh breadcrumb list terbaru valid schema.org

Properti ini menjadikan navigasi breadcrumb menjadi sumber informasi kontekstual yang bagus bagi pengguna dan memberi tahu pengunjung tentang lokasi mereka saat ini terkait dengan seluruh hierarki blog.

Cara validasi breadcrumb di Google struktur data testing tool

Anda bisa menggunakan tool gratis milik Google untuk mengecek breadcrumb valid schema.org

Halaman validasi Google data terstruktur
  1. Kunjungi halaman validasi Google data terstruktur
  2. Masukkan URL artikel di dalam kotak yang telah disediakan
  3. Klik tombol Jalankan pengujian
  4. Tunggu beberapa saat untuk melihat hasilnya
Hasil validasi breadcrumb blog Ompian
Hasil validasi breadcrumb blog Ompian

Kesimpulan

Cukup sulit menemukan template blog SEO friendly sekaligus user friendly, Anda hanya perlu menerapkannya ke dalam template blog sendiri setelah memasangnya. Desain ulang template blog, menambah atau memasang elemen blog yang berkaitan dengan user experience (UX) dan mengoptimalkannya untuk SEO mesin pencari.
Pertanyaannya sekarang adalah apakah template blog Anda sudah dibekali ketujuh kriteria template blog SEO friendly di atas?

Btw, saya harap Anda menikmati artikel panduan ini, semoga memberi Anda beberapa pengetahuan baru mengenai cara memilih template blog. Jangan lupa tinggalkan komentar dan pertanyaan Anda, atau bagikan artikel ini ke jejaring sosial yang Anda ikuti jika dirasa bermanfaat.
Artikel pilihan

Lanjut baca artikel ini

Komentar